Hal Mengejutkan Saat Pelantikan Pimpinan Defenitif DPRD Bulukumba, Ini Tanggapan A Muhammad Ahyar - PKS Sulsel

Hal Mengejutkan Saat Pelantikan Pimpinan Defenitif DPRD Bulukumba, Ini Tanggapan A Muhammad Ahyar

Share This



Tiga Pimpinan defenitif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba resmi dikukuhkan pada periode 2019 – 2024 oleh Ketua Pengadilan Tinggi Kabupaten Bulukumba. Senin, kemarin, 14 Oktober 2019 di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Bulukumba.

Ditetapkan masing-masing, H Rijal sebagai ketua dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), didampingi oleh wakil ketua St Aminah Syam dari Partai NasDem dan H Patudangi dari Partai Gerindra

Anggota Fraksi Bintang Keadilan, A Muhammad Ahyar berharap, dengan Pimpinan defenitif yang baru saja dilantik memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat serta memiliki sifat amanah.

“Kita sama-sama doakan semoga para pimpinan DPRD Kabupaten Bulukumba yang baru saja dilantik ini bisa menjalankan amanah dengan baik,” ucapnya.

“Kedepan ini, semakin banyak pekerjaan yang telah menanti, maka perlu sinergitas yang kuat dari para pimpinan agar masyarakat tidak lagi mencibir, sebab ada ketidak beresan dalam mengelola Lembaga yang terhormat ini,” ungkap Legislator PKS yang terpilih dari Dapil Bulukumba 2 Gantarang Kindang ini.

Selain itu, saat paripurna istimewa sedang berlangsung, terdapat dua peristiwa yang mengejutkan, membuat A Muhammad Ahyar kembali angkat bicara.

“Tadi, berulang kali ketua sidang memukulkan palu sidang dengan keras sehingga mengundang gelak tawa dari para hadirin, mungkin para pimpinan tadi itu sangat semangat,” jelasnya.

“Kedepannya mungkin mejanya diganti dengan kayu jati saja,” sindir Pung Ahyar sapaan A Muhammad Ahyar.

Selain insiden yang mengundang gelak tawa itu, insiden lainnya, adanya interupsi dari salah satu anggota dewan ketika paripurna Istimewa ini berlangsung.

Menurut Pung Ahyar, ini kan sidang paripurna istimewa, tidak ada yang boleh menyampaikan interupsi. Ini sudah ada di tata tertib. Ini adalah kesalahan yang fatal.

“Kedepannya, Pimpinan DPRD jangan asal memberikan kesempatan berbicara. Perlu tatib yang mengaturnya. Sehingga, tatib itu harus dipahami dan ditaati,” tegas Pung Ahyar. (Aswad/Aha)



Unduh Aplikasi Kabar PKS Sulawesi Selatan di Google Playstore

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages