Sekolah Cinta Indonesia - Ustadz Khozin: Merasa Paling Baik dan Paling Berjasa akan Berbuah Kekecewaan Besar - PKS Sulsel

Sekolah Cinta Indonesia - Ustadz Khozin: Merasa Paling Baik dan Paling Berjasa akan Berbuah Kekecewaan Besar

Share This



Makassar-- Dewan Pegurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan menggelar Sekolah Cinta Indonesia. Kegiatan ini adalah program pendidikan politik untuk terus meng-upgrade pemahaman kader tentang nilai-nilai dasar PKS. Acara yang dilaksanakan di Hotel Almadera (28-29/12/2019) ini, dibuka oleh Ketua DPW PKS selaku tuan rumah, Ustadz Surya Darma, Lc.

Ustadz Khozin Abu Faqih, Lc. sebagai pemateri, menyedot perhatian ratusan kader PKS yang datang menuntut ilmu dari Bidang Kaderisasi DPP PKS ini. Di awal materinya, Ustadz Khozin mengutip Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Partai Politik Pasal 34 Ayat 3b Butir c, bahwa pengaderan anggota partai politik secara berjenjang dan berkelanjutan.

“Dari butir ini, saya bisa memastikan jika PKS adalah partai yang paling mematuhi undang-undang ini. Bukan hanya di Sekolah Cinta Indonesia ini, para kader PKS bahkan melaksanakan pengaderan setiap pekan melalui kajian-kajian pekanannya,” ujar Ustadz Khozin yang memukau semua peserta. “Partai ini tempat bekerja alias beramal. Dan ingat, syarat dari amal adalah ilmu dan ikhlas,” lanjutnya.

Bukan hanya itu, alumni LIPIA Jakarta ini, juga menjabarkan visi PKS di anggaran dasar yakni menjadi partai pelopor dalam mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia yang tercantum dalam UUD 1945. Melalui komunikasi dua arah dengan peserta, salah seorang peserta menyebutkan cita-cita nasional bangsa Indonesia yang tercantum dalam UUD 1945, yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. “Dari visi PKS ini, sangat jelas jika PKS bukan hanya punya narasi yang sangat besar dalam kancah internasional tetapi juga sangat nasionalis.”

Lebih lanjut lagi, Ustadz Khozin menyampaikan bahwa sebagai partai islam yang nasionalis, kita harus paham bahwa partai sebagai jamaah diisi oleh beragam manusia. Kuncinya berjamaah adalah jangan merasa menjadi orang yang terbaik, karena itu penyakit, tetapi berusahalah untuk tetap menjadi orang baik. Kunci berjamaah lain menurutnya adalah, janganlah kekecewaan kepada seseorang membuat kita kecewa pada jamaah ini. Kecewa boleh saja, tetapi kecewa yang ada hubungannya dengan cita-cita dan visi yang telah ditetapkan oleh jamaah ini. “Jangan juga merasa orang yang paling berjasa dalam jamaah ini. Awalnya merasa berjasa, lalu merasa berhak, lalu ketika merasa haknya tidak dipenuhi, lalu merasa didzalimi. Jadi, merasa terbaik dan paling berjasa akan membuat kekecewaan yang sangat besar.”

Meski berlangsung dari pagi hingga sore di hari pertama, acara ini tetap mumukau di hati para peserta karena diselingi dengan ice breaking ringan yang dipandu langsung oleh Ustadz Khozin. Terlebih, diselingi dengan sirah-sirah nabi dan sahabat yang sangat menginspirasi.*** (AM)


Unduh Aplikasi Berita PKS Sulawesi Selatan di Google Playstore

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages