Peserta Seminar Rumah Keluarga Indonesia, Membludak - PKS Sulsel

Peserta Seminar Rumah Keluarga Indonesia, Membludak

Share This



Wahidah Eka Putri: Jika Keluarga Memiliki Daya Tahan, Negara Ikut Terjaga

Makassar-- Imlek yang selalu identik dengan hujan dan langit hitam, hari ini jauh dari semua itu. Matahari pagi menyapa dengan senyum lebar, langit biru yang memayungi Makassar tampak bersih dan dipercantik gumpalan awan putih. Perjalanan dari Sudiang ke arah kota, lancar tanpa hambatan. Namun, ketika berbelok ke Jalan Taman Makam Pahlawan, menuju ke Hotel Maxone, arus lalu lintas melambat. Beberapa kendaraan yang berbelok masuk ke Hotel Maxone antre di pintu masuk.

Hangat terik matahari berganti dengan suasana sejuk ketika tiba di lantai tiga Hotel Maxone (25/01/20). Ratusan peserta Seminar Nasional bertema Membangun Harmonisasi dengan Pasangan, telah mengisi ruangan. Beberapa kursi yang masih kosong, menanti pemiliknya yang masih registrasi. Sementara ratusan peserta yang telah mendaftar dan telah tiba di ruangan disuguhi games Seberapa Dekat Kamu dengan Pasangan. Hasilnya? Beberapa pasangan bukan hanya saling mengetahui tanggal lahir pasangan tapi juga hingga nomor sepatu. Selesai games, Majelis Taklim Nurul Harfiah, Rappokalling tampil di panggung dengan mempersembahkan dua lagu kasidah.

Acara yang menghadirkan pemateri dr. Hj. Aisah Dahlan sebagai narsumber ini, diselenggarakan oleh Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Selain Ibu Aisah Dahlan, hadir juga Ibu Dipl. Ing. Diah Nurwitasari, M.I.Pol. selaku wakil ketua BPKK DPP PKS.

Dalam sambutannya, Ketua BPKK Sulawesi Selatan, Wahidah Eka Putri, menyampaikan bahwa RKI memiliki program untuk ketahanan keluarga. Harapannya, kegiatan-kegiatan RKI bisa menjawab permasalahan-permasalahan keluarga di negeri ini. Persoalan keluarga mempunyai peran maju mundurnya suatu bangsa. Jika keluarga memiliki daya tahan, maka ketahanan negara akan ikut terjaga.
Animo masyarakat Sulawesi Selatan untuk kegiatan ini sangat besar, terbukti dengan hadirnya 800 peserta dari target awal yang hanya 500 peserta. Tentu saja ini menjadi indikator bahwa keluarga di Sulawesi Selatan begitu sadar pentingnya membangun harmonisasi dengan pasangan demi ketahanan keluarga.

Di luar masih terik, kehangatannya menjalar ke wajah-wajah pasangan yang hadir menimba ilmu demi menjaga ketahanan keluarga di atas fondasi cinta dan kekuatan spiritual. Ketua Fraksi PKS Sulawesi Selatan, Bunda Rahmi ikut hadir dengan pasangannya. Begitu pula dengan Ustadz Muzayyin Arif, tak lupa membawa istri tercinta yang tahun ini usia pernikahan mereka menginjak usia 17 tahun. (AM)***

Unduh Aplikasi Berita PKS Sulawesi Selatan di Google Playstore

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages