Makassar – Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) PKS Sulsel menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) terkait Peraturan KPU tentang Pilkada di kantor Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Sulsel hari ini, 24 Maret 2016. Komisioner KPU Sulsel, Mardiana Rusli, didaulat selaku narasumber FGD tersebut. Turut hadir Ketua Desk Pemenangan Pilkada Takalar dan pengurus DPW PKS lainnya.

“FGD ini adalah program dari BP3 DPW PKS Sulsel agar kami memahami seutuhnya peraturan-peraturan Pilkada. Kami siap menang dengan mengacu bukan hanya pada strategi pemenangan di lapangan, tapi juga aturan-aturan hukum event tersebut,” ujar Sri Rahmi, ketua Bidang Pemenangan Pemilu & Pilkada PKS Sulsel.

Dalam suasana FGD yang hangat dan penuh keakraban itu, komisioner KPU, Mardiana Rusli, menyampaikan apresiasinya kepada PKS yang menjadi partai paling rapi dalam hal administrasi.

“Kami berharap Pilkada 2017 lebih baik daripada 2012 lalu, utamanya dalam hal perapian administrasi. Kita tidak boleh menggampangkan administrasi. Sejauh ini PKS adalah partai yang paling rapi dalam pengadministrasian,” ungkapnya.

Menyikapi pernyataan tersebut, Sri Rahmi menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada KPU dan optimis akan mempertahankan predikat PKS sebagai partai paling rapi bersama seluruh pengurus PKS lainnya.

“Alhamdulillah, kader PKS memang terbiasa dengan kerja-kerja yang rapi. Pola itu terbangun dari kaderisasi yang dilakukan oleh PKS dalam majelis-majelis pengajiannya. Terima kasih kepada KPU yang sudah memberi apresiasi kepada PKS. Kami akan terus mempertahankan predikat tersebut,” pungkas legislator Sulsel itu.

Facebook Comments

NO COMMENTS

Leave a Reply