Makassar — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Yeni Rahman, hadir dalam Talkshow pada rangkaian Acara Puncak Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 yang berlangsung di Aula Sentra Wirajaya Makassar. Acara ini mengangkat sub tema “Menakar Keberpihakan Kebijakan Pembangunan yang Inklusif” sebagai wadah dialog terkait pemerataan akses pembangunan bagi seluruh warga, terutama bagi penyandang disabilitas.
Dalam sesi diskusi, Yeni Rahman menekankan bahwa arah pembangunan daerah harus memastikan setiap kebijakan mampu mengakomodasi kebutuhan kelompok rentan. Menurutnya, keberpihakan pada penyandang disabilitas bukan lagi semata persoalan fasilitas fisik, tetapi juga mencakup akses pendidikan, pekerjaan, layanan kesehatan, serta ruang partisipasi dalam proses kebijakan.
“Kita harus memastikan bahwa setiap program pembangunan di Sulawesi Selatan tidak meninggalkan siapa pun. Penyandang disabilitas berhak memperoleh akses yang adil terhadap semua layanan publik dan kesempatan yang sama untuk berkontribusi,” ujar Yeni Rahman dalam forum tersebut.
Ia juga menyampaikan bahwa DPRD Sulawesi Selatan terus mendorong hadirnya regulasi dan implementasi kebijakan yang lebih inklusif serta terukur dampaknya bagi penyandang disabilitas. Hal ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial dan pembangunan yang benar-benar menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dunia usaha, dan komunitas penyandang disabilitas dalam menciptakan lingkungan hidup yang lebih setara dan mudah diakses di Sulawesi Selatan.