Makassar — Anggota Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Mallarangan Tutu, S.Pt, menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas isu kelangkaan ayam broiler atau ayam pedaging, Selasa, 6 Januari 2026.
Rapat yang digelar di Ruang Komisi B DPRD Sulsel ini turut dihadiri oleh sejumlah instansi teknis, antara lain Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta perwakilan Perhimpunan Penyalur Ayam Pedaging (P2AP) Sulsel.
Mallarangan Tutu dalam keterangannya menyoroti pentingnya transparansi distribusi dan penguatan skema kemitraan antara peternak dan perusahaan inti. Ia menegaskan, meskipun data menunjukkan tidak terjadi kelangkaan ayam broiler dan pasokan masih surplus, dominasi pola kemitraan yang mencapai 80% dari produksi dinilai perlu dikaji secara mendalam.
“Jangan sampai ketimpangan dalam sistem kemitraan memengaruhi distribusi, harga, dan kepastian pasokan di lapangan,” ujarnya.
Komisi B DPRD Sulsel berencana menggelar RDP lanjutan dengan menghadirkan mitra usaha agar persoalan ini dapat diselesaikan secara komprehensif. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pangan di Sulawesi Selatan serta memberikan perlindungan kepada peternak dan konsumen.