Sulsel.pks.id-TANA TORAJA. Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan melakukan kunjungan silaturahmi atau jaulah ke Kabupaten Tana Toraja yang dikenal sebagai “Tanah Para Leluhur”. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat kolaborasi bersama tokoh-tokoh masyarakat muslim setempat.
Rombongan DPW PKS Sulsel dipimpin langsung oleh Ketua DPW PKS Sulsel, Anwar Faruq, S.Kom., M.M., bersama Sekretaris DPW PKS Sulsel, Kasman, S.Kom., serta jajaran pengurus harian wilayah. Turut mendampingi dalam agenda strategis ini, Anggota DPR RI Fraksi PKS, Ismail Bahtiar.
Pada agenda perdana, Selasa (27/10/2026), rombongan menyambangi kediaman Ketua Umum Yayasan Pembina Mualaf Tana Toraja, Daniel Rampon, yang berlokasi di kawasan Mengkendek, Makale, Tana Toraja.
Kunjungan tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam kesempatan itu, Daniel Rampon membagikan kisah perjuangan dan dinamika dalam mendampingi serta membina para mualaf di wilayah Makale dan sekitarnya.
Diskusi interaktif pun mengalir membahas berbagai tantangan pembinaan umat di daerah perbukitan Tana Toraja, hingga gagasan pengembangan syiar Islam yang ramah dan menyejukkan.
Ketua DPW PKS Sulsel, Anwar Faruq, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi tanpa lelah yang ditunjukkan oleh Daniel Rampon dan pengurus yayasan dalam menjaga keimanan serta kesejahteraan para mualaf.
“Silaturahmi ini adalah langkah nyata PKS untuk terus mendengar dan bergerak bersama elemen masyarakat. Perjuangan pembinaan mualaf di Tana Toraja merupakan inspirasi besar bagi kami dalam menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas,” ujar Anwar Faruq yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini.
Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi PKS, Ismail Bahtiar, menekankan pentingnya dukungan secara berkelanjutan bagi keberlangsungan dakwah dan pemberdayaan masyarakat di daerah-daerah seperti Tana Toraja.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen moral dan politik untuk memastikan aspirasi saudara-saudara kita di Tana Toraja, khususnya dalam pembinaan mualaf dan keberagaman, mendapat perhatian yang layak. Dakwah di Tana Toraja mencerminkan keindahan toleransi dan persaudaraan yang harus terus kita rawat bersama,” ungkap Ismail Bahtiar.
Di akhir pertemuan, kedua belah pihak menegaskan komitmen bersama untuk terus bersinergi dalam mengembangkan dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alamin—dakwah yang membawa rahmat, kedamaian, serta harmoni bagi seluruh lapisan masyarakat di Tana Toraja.
Baca juga : Dilantik serentak se-Indonesia