Skip to content

Sasar 150 Mahasiswa Luwu Raya, Ismail Bachtiar Gelar Sosialisasi 4 Pilar Sekaligus Serahkan Beasiswa KIP

Ismail Bachtiar Menjawaab Pertanyaan Mahasiswa/Karda.sulsel.pks.id

BELOPA – Anggota DPR RI, Ismail Bachtiar, kembali menunjukkan komitmen nyatanya terhadap dunia pendidikan di Sulawesi Selatan. Bertempat di Aula Bappeda Pemkab Luwu, Rabu (1/4/2026), legislator muda ini menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dirangkaikan dengan penyerahan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah secara simbolis.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk seminar dan dialog edukatif ini dihadiri oleh 150 mahasiswa terpilih dari berbagai perguruan tinggi se-Luwu Raya.

Internalisasi Nilai Bangsa untuk Generasi Muda

Dalam sambutannya, Ismail Bachtiar menekankan bahwa pemahaman mengenai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah fondasi utama bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global. Menurutnya, kecerdasan akademik harus dibarengi dengan karakter kebangsaan yang kuat.

“Mahasiswa bukan hanya agen perubahan, tapi penjaga nilai-nilai bangsa. Melalui sosialisasi ini, kita ingin memastikan mahasiswa Luwu Raya memiliki kompas moral yang jelas dalam bernegara,” ujar Ismail.

Wujud Kepedulian Melalui Beasiswa KIP

Puncak acara ditandai dengan penyerahan beasiswa KIP Kuliah kepada 47 mahasiswa. Penyerahan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Ismail Bachtiar dalam mengawal akses pendidikan bagi masyarakat yang berprestasi namun memiliki keterbatasan ekonomi.

Hadir sebagai pemateri dalam sesi diskusi:

  • Ketua Stikes Datu Kamanre

  • Ketua Akademi Kesehatan Nusantara

  • Praktisi Pendidikan

Para pemateri memberikan wawasan mengenai korelasi antara wawasan kebangsaan dengan profesionalisme di dunia kerja, khususnya di sektor kesehatan dan pengabdian masyarakat.

Dialog Interaktif dan Harapan Masa Depan

Acara berlangsung dinamis dengan adanya sesi dialog. Mahasiswa diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi serta pandangan mereka mengenai isu-isu terkini di Luwu Raya.

Ismail Bachtiar berharap bantuan beasiswa ini dapat meringankan beban biaya pendidikan dan memotivasi mahasiswa untuk fokus menyelesaikan studi tepat waktu.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami di parlemen. Kita ingin memastikan tidak ada anak muda di Luwu Raya yang putus kuliah hanya karena kendala biaya. Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin untuk membanggakan keluarga dan daerah,” tutupnya.