Skip to content

Gedung Terbengkalai dan Banjir Tahunan di SMAN 13 Makassar, Haris Abdurrahman: Ini Butuh Perhatian Gubernur!

Haris Abdurrahman meninjau sma 13 makassar dalam rangka kegiatan pengawasan apbd tahun 2026 (karda/sulsel.pks.id)

MAKASSAR. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, Haris Abdurrahman, melakukan peninjauan langsung dalam rangka kegiatan Pengawasan APBD Tahun Anggaran 2026 di SMA Negeri 13 Makassar, Rabu (20/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah persoalan krusial yang dinilai menghambat proses belajar-mengajar.

Sekolah yang berlokasi di Jl. Tamangapa Raya 3, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar ini terpantau memiliki bangunan yang mangkrak dan terbengkalai. Berdasarkan informasi, pembangunan gedung tersebut terhenti total sejak tahun 2023 akibat adanya penghentian alokasi anggaran dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Akibat mandeknya proyek ini, daya tampung siswa di SMAN 13 Makassar menjadi sangat terbatas.

Tak hanya persoalan kapasitas gedung, sekolah ini juga dihadapkan pada ancaman banjir musiman yang telah berlangsung selama lebih dari lima tahun. Setiap kali intensitas curah hujan tinggi, area sekolah kerap terendam air hingga terpaksa meliburkan aktivitas akademik.

Kepala SMAN 13 Makassar, Hj. Syamsiah, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa keprihatinannya atas kondisi yang mendera sekolah yang dipimpinnya. Menurutnya, dampak dari banjir tahunan ini sudah sangat merugikan pihak sekolah, baik secara materiel maupun immateriel.

“Kami menderita secara immateri karena harus meliburkan anak-anak didik kami setiap kali banjir datang. Secara materi, banyak alat-alat sekolah dan buku-buku perpustakaan yang hancur karena terendam air. Kondisi ini sudah terus terjadi selama 5 tahun terakhir,” ungkap Hj. Syamsiah dengan nada prihatin.

Merespons temuan tersebut, Haris Abdurrahman menegaskan akan segera mengambil langkah taktis. Ia berkomitmen untuk membawa dan mengawal fakta-fakta lapangan ini ke tingkat yang lebih tinggi agar mendapatkan penanganan segera.

“Fakta yang kami temukan hari ini akan segera kami sampaikan dan koordinasikan dengan OPD terkait, dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel. Kalau perlu, persoalan ini akan kami suarakan langsung kepada Gubernur Sulsel, karena kondisi SMAN 13 Makassar ini sudah sangat membutuhkan perhatian serius dan mendesak dari pemerintah,” tegas Haris.

Kegiatan pengawasan yang berlangsung kondusif ini turut dihadiri oleh jajaran guru dan staf SMAN 13 Makassar, serta didampingi langsung oleh tim ahli dari Haris Abdurrahman untuk mencatat seluruh poin aspirasi dan data teknis di lapangan. (Editor/Karda)